navigasi menu

Monday, February 17, 2014

10 Tempat angker di Semarang

Sebenarnya masih banyak tempat seram dan horor yang cocok untuk dijadikan wisata ghoib selain di lawang sewu, kalau mau tau ini ada 10 tempat yang bisa dijadikan tempat uji nyali.
  1. Lawang Sewu : menjadi trademark utama tempat horror disemarang, banyak sekali cerita mistis dibalik bangunan belanda berpintu 1000  ini. Loteng, atap paling atas yang biasa dijadikan lapangan sepakbola ini ada penampakan wanita yang menggantung, adik saya si momot juga pernah lihat penampakan disini dan bertingkah aneh. masih banyak sudut yang horor lainnya terutama diruang bawah tanah. saya ceritakan lain waktu.
  2. Tugu Soeharto Sampangan, pernah diceritakan kalo ditugu ini banyak hewan hewan penunggu seperti buaya putih.
  3. Bukit Bergota (kuburan) depan Kamar Mayat RSUP Dr Karyadi. yang namanya kuburan ya mesti angker dong ah.
  4. SMAN 1 : Aula Besar, Aula Kecil, area bekas kolam renang, ruang kesenian, lantai 2 sayap Kanan dan pohon besar belakang lapangan sepak bola, banyak sekali cerita horor disini, pernah dengar kalau ada tuan dan none none belande yang pesta.
  5. Bekas bangunan Hotel Siranda Jl. Siranda / Pahlawan, dari luar hotel ini memang terlihat angker walaupun disiang bolong, disebuah kamar hotel tersebut pernah terjadi pembunuhan dan arwahnya selalu gentayangan mengganggu pengunjung hingga hotel ini ditinggalkan. namun belakangan hotel ini dijadikan tempat tinggal para pengamen yang biasa mangkal sana.
  6. Kolong jalan Tol dari arah gedung PLN Jatingaleh menuju kampus UNIKA, terowongan ini tikungannya terlalu tajam sering terjadi kecelakaan. Teman saya pernah lihat penampakan genderuwo diatas atap jembatan yang gelap dan terbang mengikutinya.
  7. Jalan Kusumawardhani belakang Taman Makam Pahlawan.
  8. Terowongan Jalan Tol Krapyak, jalan dari pasadena tembus ke krapyak.
  9. Bukit Gombel Semarang, Bekas Hotel di gombel, seseorang pernah melakukan ekspedisi alam lelembut dan berhasil menangkap penampakan di kameranya, tentu saja menjadi pro dan kotra antara percaya dan gak percaya.
  10. ada dibelakang lu!!!!! haha yang terakhir ini buat lengkap-lengkap aja!!! biar genap gitu.
5 Tempat Keramat yang Paling Misterius di Jawa Tengah Posted by Admin Posted on 08.26 with No comments Tempat Keramat juga biasa di sebut tempat angker , tempat keramat sendiri adalah suatu tempat yang di keramatkan da di yakini oleh masyarakat sekitarnya bawwa tempat tersebut memiliki kisah kisah atapun mistos tentang hal ghaib. Nah Inilah 5 Misteri Tempat Keramat di Jawa Tengah versi unikgaul : 1. Pantai Selatan Pantai Selatan Pulau Jawa , di huni oleh makhluk jin yang di pimpin Ratu Kidul. Kawasan pantai selatan yang dianggap keramat dan angker adalah Pantai Parangkusumo (Tempat labuhan Kraton Yogyakarta, dianggap sebagai pintu gerbang gaib keraton Laut Kidul), Pantai Parangtritis, Gua Langse (pertapaan). Pantai selatan ini lebih cenderung ke Yogyakarta kawan. 2.Lawang Sewu Lawang Sewu terletak di Semarang Jawa tengah , nama lawang sewu itu dalam bahasa Jawa berarti Seribu Pintu karena bangunan lawang sewu ini mempunyai pintu yang banyak sekali , kalau kawan kesana tanpa pemandu wah bisa bahaya, bisa tersesat, tidak hanya itu, banyak koloni dan ribuan jin tinggal di sana. Lawang Sewu ini sudah termasuk terkenal tempat keramat,angker dan bahaya, dulu sering menjadi tempat uji nyali, karena banyaknya kasus kesurupan, dan koloni jin jin nya sangat banyak membuat tempat ini paling angker di Semarang. dan sekarang pun setiap orang di larang mengambil foto di dalam lawang sewu, karena apabila berfoto, wah jin jin di lawang sewu sangat marah besar. Orang orang yang tinggal di sekitar perumahan lawang sewu juga sering mengatakan bahwa mereka melihat bayangan bayangan aneh sesosok prejurit belanda , jin, dan lain sebagainya. Jadi jangan sekali kali ke lawang sewu untuk coba uji nyali. 3. Misteri Alas Purwo (Edited Lokasi Jawa Timur) Alas Purwo terletak di Bayuwangi , Alas purwo di kenal masyarakat sekitar adalah tempat yang keramat , dan banya jin jin yang bertempat tinggal di sana, banyak orang yang mempercayainya bahwa alas purwo ini sangat keramat dan sangat angker. Tidak hanya itu , Alas purnwo sering di jadikan tempat menguji ilmu dengan berhubungan dengan alam ghaib,ngeri banget deh pokoknya. 4. Misteri Alas Roban Siapa sih yang gak tau alas roban, biasanya kalau anda dari Jakarta mau ke semarang ada 2 jalur alternatif ini, kalau melalui alas roban ini lebih cepat menempuh perjalanan Anda. Alas roban sngat di kenal dengan hal hal keramat ,angker dan ghoib kawan. banyak kecelakan kecelakaan yang mengenaskan terjadi di kawasan ini. Oh iya bagi kawan banyak masyarakat sekitar maupun luar mempercayainya bahwa tempat ini sangat keramat dan angker. Oh iya bagi ANda yang lahir di tahun 1970-an, pasti tau iya yang namanya PETRUS [Penembak Misterius], pasukan khusus elite yang di buat oleh Presiden Soeharto. Nah kokon banyak rumor orang orang yang menjadi target PETRUS ini di buang di alas roban kawan, wah serem banget iya. 5. Gunung Merapi Gunung merapi terletak di daerah magelang , perbatasan jawa tengah dan yogyakarta. Nah Setiap tahun Kraton Yogyakarta mengadakan labuhan untuk menghormati pengunggu gunung merapi Eyang Sapu Jagad . Bagi pendaki merapi pasti tidak asing dengan pasar bubrah. Pasar bubrah adalah pasarnya bangsa mahkluk halus. Watu gubug di gunung merapi adalah pintu gerbang menuju kerajaan gaib. Di puncak gunung gede terdapat lapangan luas yang konon pendaki yang berkemah di sana sering mendengar derap kaki kuda atau melihat istana.

Sumber: http://www.unikdunia.com/2013/07/5-tempat-keramat-yang-paling-misterius.html
Konten ini memiliki hak cipta

Managemen SDM

SDM adalah Kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu dengan, sifat ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya. Maksud dari daya pikir adalah kecerdasan yang dibawa sejak lahir sedangkan kecakapan diperoleh dari usaha kecerdasaan tolak ukurnya IQ.
Unsur Managemen ada 6 M yaitu:
  1. Man (manusia)
  2. Money (modal)
  3. Methode
  4. Material
  5. Machine
  6. Market (pemasaran)
Managemen SDM yaitu suatu proses menangangi berbgai masalah pada ruang lingkup karyawan untuk dapat menunjang aktifitas untuk mencapai tujuan yang ditentukan.
Managemen SDM adalah ilmu dan seni yang mengatur hubungan dan peran tenaga kerja agar efektif dan efisien didalam mewujudkan tujuan perusahaan, yaitu ada tiga :
  1. Salah satu unsur dari managemen.
  2. Selalu berperan aktif dan dominan didalam setiap kegiatan.
  3. Unik dan komplek.
Persamaan dan perbedaan SDM dan personalia
  • Persamaan : ilmu yang mengatur unsur manusia didalam suatu organisasi.
  • Perbedaan : 
  1.  SDM
  • Dikaji secara makro
  • Pendekatan secara modern
  • Karyawan adalah aset utama
              2.   Personalia
  • Dikaji secara mikro
  • Pendekatan secara clasic
Konsepsi tentang SDM
  1. Pekerjaan dianggap sebagai barang dagangan
  2. Pekerjaan dianggap SDM
  3. Pekerjaan dianggap sebagai mesin
  4. Pekerjaan dianggap sebagai manusia
  5. Pekerjaan dianggap sebagai perner ( rekan kerja )
  6. Pekerjaan dianggap sebagai modal ( capital )
Fungsi Managemen SDM
  • Fungsi HR tersebut adalah :
  1. Seleksi dan rekrutmen
  2. Pelatihan pengembangan
  3. compensation dan benfit
  4. Managemen kinerja
  5. Perencanaan karir
  6. Hubungan karyawan
  7. separation managemen
  8. Personel administration dan HRIS
Fungsi MSDM
  1. Fungsi pokok MSDM
  • Perencanaan MSDM : Menyusun rancangan sekitar kebutuhan SDM organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Pengorganisasian ( Staffing ) :Mendesain struktur organisasi yang menggammbarkan interlesasi antar pekerjaan, antar personil, dan faktor-faktor lainnya.
  • Pengarahan ( Leadership ) : Menggerakan organisasi untuk bekerja dan berpartisipasi sesuai dengan bidang tugasnya secara efektif dan efisien (motivating).
  • Pengendalian ( Controling ) : Diarahkan untuk mengukur dan menilai sejauh mana rencana dapat dilaksanakan dan tujuan dapat direalisasikan.
2. Fungsi Operasional MSDM
  • Pengadaan tenaga kerja
  • Pengembangan tenaga kerja
  • Penilaian tenaga kerja
  •  Pemberian kompensasi
  • Pemeliharaan tenaga kerja
  • Pemberhentian tenaga kerja

Sunday, January 26, 2014

ALIRAN SESAT SEKTE

Dalam sosiologi agamasekte umumnya adalah sebuah kelompok keagamaan atau politik yang memisahkan diri dari kelompok yang lebih besar, biasanya karena pertikaian tentang masalah-masalah doktriner.
Dalam sejarah, penggunaannya di lingkungan agama Kristen mengandung konotasi penghinaan dan biasanya merujuk kepada suatu gerakan yang menganut keyakinan atau ajaran yang sesat dan yang seringkali menyimpang dari ajaran dan praktik ortodoks.
Dalam konteks India, sekte merujuk kepada suatu tradisi yang terorganisir.
Kata sekte berasal dari istilah bahasa Latin secta (dari sequi, mengikut), yang berarti (1) suatu langkah atau jalan kehidupan, (2) suatu aturan perilaku atau prinsip-prinsip dasar, (3) suatu aliran atau doktrin filsafat. Sectarius atau sectilis juga merujuk kepada pemotongan, namun makna ini, berlawanan dengan pandangan umum, tidak terkait dengan etimologi kata ini. Sectator adalah pemimping atau penganut yang setia.

Definisi dan deskripsi sosiologis

Artikel utama: Tipologi gereja-sekte
Ada beberapa definisi dan deskripsi sosiologis untuk istilah ini.  Salah seorang yang pertama mendefinisikannya adalah Max Weberdan Ernst Troeltsch (1931) Dalam tipologi gereja-sekte mereka digambarkan sebagai kelompok-kelompok keagamaan yang baru terbentuk untuk memprotes unsur-unsur dari agama asalnya (biasanya suatu denominasi. Motivasinya cenderung terletak dalam tuduhan kemurtadan atau ajaran sesat dalam denominasi asalnya. Mereka seringkali memprotes kecenderungan-kecenderungan liberal dalam perkembangan denominasi dan menganjurkan umat untuk kembali ke agama yang sejati. sosiolog Amerika Rodney Stark dan William Sims Bainbridge menegaskan bahwa "sekte-sekte mengklaim dirinya sebagai kelompok yang otentik dan bersih, sebagai versi dari iman yang telah diperbarui, yang daripadanya mereka memisahkan diri" . Lebih jauh, mereka menegaskan bahwa, berbeda dengan gereja, sekte memiliki tingkat ketegangan yang tinggi dengan lingkungan sekitarnya.
Sektarianisme kadang-kadang didefinisikan dalam sosiologi agama sebagai suatu pandangan dunia yang menekankan keabsahan unik dari kredo dan praktik-praktik orang percaya dan hal itu meningkatkan ketegangan dengan masyarakat yang lebih luas melalui tindakan mereka membangun praktik-praktik yang menegaskan batas pemisahnya. [6]
Sebaliknya, suatu kultus keagamaan atau politik juga mempunyai ketegangan yang tinggi dengan masyarakat sekitarnya, namun keyakinan-keyakinannya berada dalam batas konteks masyarakat itu, meskipun baru dan inovatif. Sementara kultus mampu memaksakan norma-normanya dan gagasan-gagasannya terhadap anggotanya, sekte biasanya tidak mempunyai "anggota" dengan kewajiban-kewajiban yang tegas, melainkan hanya pengikut, simpatisan, pendukung, atau penganut saja.
Partai-partai sosialissosial-demokratburuh, dan komunis yang berbasis massa, seringkali berasal-usul dari sekte-sekte utopis, dan karenanya juga memproduksi banyak sekte, yang memisahkan diri dari partai massanya. Khususnya partai-partai komunis dari 1919 mengalami berbagai perpecahan, di antaranya dapat disebut sebagai sekte dari induknya.
Salah satu faktor utama yang tampaknya menghasilkan sekte politik adalah ketaatan yang ketat kepada suatu doktrin atau gagasan setelah waktunya telah lewat, atau setelah doktrin itu tidak lagi mempunyai relevansi yang jelas terhadap realitas yang berubah.
Sosiolog Inggris Roy Wallis menyatakan bahwa sekte dicirikan oleh "otoritarianisme epistemologis": sekte-sekte memiliki suatu locusyang berwibawa yang dapat mengabsahkan suatu ajaran sesat. Menurut Wallis, "sekte mengklaim dirinya memiliki suatu akses yang unik dan isitimewa kepada kebenaran atau keselamatan dan "para pemeluk mereka yang teguh biasanya menganggap semua yang ada di luar batas-batas kolektivitasnya 'keliru'". Ia membedakan hal ini dengan kultus yang digambarkannya memiliki ciri khas "individualisme epistemologis". Maksudnya ialah bahwa "kultus tidak mempunyai locus otoritas tertinggi yang jelas di luar anggotanya masing-masing."

Konsep sekte dalam konteks India

Axel Michaels, seorang Indolog, menulis dalam bukunya tentang Hinduisme bahwa dalam konteks India kata "sekte tidak menunjukkan adanya perpecahan atau komunitas yang terasingkan, melainkan lebih pada suatu tradisi yang terorganisir, yang biasanya didirikan oleh si pendiri yang melakukan praktik-praktik asketik." Dan menurut Michaels, "Sekte-sekte India tidak memusatkan perhatian pada ajaran sesat, karena tidak adanya pusat atau pusat yang menuntut membuat hal ini tidak mungkin. Sebaliknya, fokusnya adalah pada para penganut dan pengikutnya."